Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

LSM Bendera: Cipanas Mirip Medan Perang

Jumlah pengamanan di Cipanas melibatkan 2 kodam, yaitu Kodam Jaya dan Siliwangi dengan personil tentara yang dilibatkan sekitar 2 Batalyon

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Yudie Thirzano

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah pengamanan di Cipanas  melibatkan 2 kodam, yaitu Kodam Jaya dan Siliwangi dengan personil tentara yang dilibatkan sekitar 2 Batalyon. Sementara jumlah personil Polisi didatangkan dari 3 kabupaten terdekat yaitu Bogor, Cianjur dan Sukabumi.

"Sekitar 2 SSK Brimob berada tepat di halaman Istana Cipanas, diperkirakan total seluruh personil pengamanan berikut dengan Paspampres, protokoler kepresidenan dan kementerian bisa mencapai 2.000 orang yang kesemuanya bersenjata lengkap laras panjang atau pendek berikut kendaraan Barakuda," begitu rilis yang dikirimkan LSM Bendera kepada Tribunnews.com, Kamis (24/11/2011).

Juru bicara Bendera, Mustar Bona Ventura menjelaskan,  angka itu di luar dari pengamanan yang bersifat spesialis seperti Jihandak serta pengamanan yang dilakukan panitia dan pengamanan partisipatif yang dilakukan oleh  organisasi underbow Partai yang terlibat dalam hajatan.

Jika semua dihitung detail, lanjutnya, maka bisa tercapai angka 3.000 orang.  Adapun jumlah undangan untuk acara Ijab Kabul dipublikasikan sekitar 1.000 orang.

"Jadi, jika jumlah personil pengamanan di bagi jumlah undangan, maka rata-rata tiap undangan dijaga oleh 3 orang. Dari banyak personil dan lengkapnya  persenjataan sulit untuk dipercaya jika pengamanan itu dikerahkan untuk mengantisipasi aksi demo. Jumlah dan kelengkapan itu layaknya dikerahkan untuk menghadapi pertempuran bersenjata," paparnya.

Dan jika dihitung kasar rata-rata biaya mobilisasi, akomodasi dan konsumsi per orang per hari sebesar Rp 100.000, lanjutnya lagi, maka untuk pengamanan selama 2 hari Rp 600.000.000 anggaran pengamanan yang dikeluarkan.

Sementara tingkat ancaman bahaya yang dihadapi, Mustar menegaskan, hanya poster dan spanduk dari warga negara yang juga mencintai bangsa ini dengan sudut pandang yang berbeda dari sudut pandang penguasa.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas