Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Isu Tim Mawar di Balik Terpilihnya Abraham Samad

Tim ini dikenal sebagai Tim Mawar beranggotakan para jagoan di Komisi III DPR RI

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Yudie Thirzano
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siapa saja para pihak di balik terpilihnya Abraham Samad Cs terpilih menjadi pimpinan KPK masih tanda tanya. Juga yang masih tanda tanya besar adalah Yunus Husein yang sebelumnya banyak diunggulkan lolos seleksi Pimpinan KPK di Komisi III, ternyata tidak ikut jejak Bambang Widjayanto yang lebih dulu lolos.

Sejak terpilihnya Abraham Samad sebagai Ketua KPK dan tersingkirnya Yunus dari kandidat unggulan berbagai spekulasi muncul. Yang paling mencolok adalah sebuah tim kecil beranggotakan anggota Komisi III DPR disebut-sebut di balik itu.

Tim ini dikenal sebagai "Tim Mawar" beranggotakan "jagoan" di Komisi III. Nama-nama yang pernah disebut anggota tim mawar adalah Ahmad Yani (PPP), Bambang Soesatyo (Golkar), Trimedya Panjaitan (PDI Perjuangan), Syarifuddin Suding (Hanura) dan Desmon Mahesa (Gerindra).

Sepak terjang mereka dalam memilih calon pimpinan KPK pernah diujicobakan pada periode 2007-2011. Nah, kabarnya mereka juga ikut menentukan Abraham jadi ketua KPK dan menyingkirkan Yunus Husein yang disebut diunggulkan pihak Istana Kepresidenan.

Bambang Soesatyo membantah hal tersebut. "Ah, itu bisa-bisanya saja orang menyebut ada Tim Mawar," kata Politisi Golkar ini, Senin (5/12/2011).

Yang benar, kata dia, adalah 6 fraksi pemilih opsi C saat pansus Century sepakat untuk mendukung Abraham. "Darah muda Abraham dibutuhkan untuk menunjukkan 'kegilaannya' membongkar kasus-kasus besar yang selama ini mandek di KPk termasuk Century," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas