Christoper Siswa Berprestasi yang Suka Bercanda
Kini nama Cristoper tinggallah sebuah kenangan. Dibalik sosok geniusnya, Cristoper orangnya periang.
Penulis:
Andrian Salam
Editor:
Ade Mayasanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com Andrian Salam Wiyono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kini nama Cristoper tinggallah sebuah kenangan, pasalnya remaja sang juara Olimpiade Matematika Sains Nasional pada 2009 harus menghembuskan napas terakhirnya pada Senin lalu, akibat ditusuk oleh orang tak dikenal, di bilangan Pluit, Jakarta Utara.
Cristine misalnya, gadis cantik yang mengaku teman SD Melky (panggilan Cristoper-red), merasa sangat kehilangan sosok remaja yang suka bercanda tersebut.
"Melky tuh parah, bercanda melulu kerjaannya," kata Cristine, kepada Tribunnews, Kamis (8/12/2011), di Rumah Duka Atmajaya, Jakarta Utara.
Dibalik sosok geniusnya, kata dia, Melky tuh orangnya periang, sehingga tak sungkan orang untuk dekat dengan dia. "Hmm jauh dari kata pendiam, dia tuh bahkan kadang-kadang tengil, tapi asik ko," ungkapnya
Cristine memang merasakan kedekatannya tersebut sejak menginjakan di bangku sekolah dasar, atau sekitar 5 tahun lalu, namun sosok Melky akan selalu dikenang karena canda dan tawa serta sosoknya yang penuh prestasi.
Perempuan yang saat itu datang bersama tiga rekannya tersebut mengatakan kalau Melky selain suka bercanda, ia itu orang yang sangat pintar. "Wah kalau kepintarannya jangan ditanya, dari SD aja kalau enggak rangking satu, dua, atau tiga," ungkapnya. "Pokonya hebat banget lah," ucapnya.
Melky, kini yang sedang dalam proses semayaman, di Rumah Duka Atma Jaya, Jakarta utara, rencananya Jumat besok akan dimakamkan di Sandiego Hills, Karawang.