Pujaan Hati Angelina Sondakh Dimutasi jadi Staf SDM Polri
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan pergantian atau mutasi terhadap ratusan anggota Perwira Menengah (Pamen)
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan pergantian atau mutasi terhadap ratusan anggota Perwira Menengah (Pamen) di lingkungannya. Mutasi ini termuat dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/2431/XII/2011, ST/2432/XII/2011, dan ST/2433/XII/2011, tertanggal 20 Desember 2011.
Dalam ST/2433/XII/2011 yang diterima Tribunnews.com, nama mantan penyidik KPK Kompol Raden Brotoseno (NRP: 78100670) yang belum ini dikembalikan ke Polri karena menjalin hubungan asmara dengan politisi cantik Partai Demokrat sekaligus terperiksa kasus Wisma Atlet, Angelin Sondakh, justru mendapat jabatan baru sebagai Perwira Menengah Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri. Ia diarahkan pada Bagian Penugasan Khusus Biro Pembinaan Karir (PD Baggasus Robinkar) Polri.
Setelah dikembalikan dari KPK, Brotoseno bertugas sebagai Pamen Bareskrim Polri. "Kami telah menerima surat pelimpahan dari KPK, bahwa yang bersangkutan dikembalikan ke kesatuannya untuk ditugaskan. Karena dia di sana tidak cakap dan tidak laiak, terkait berhubungan dengan pihak yang terkait ditangani kasusnya di sana," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/12/2011).
Sebelumnya, Saud sempat menyatakan Divisi Profesi Pengamanan (Propam) Polri akan memeriksa Brotoseno terkait hubungannya dengan Angelina,-sapaan Angie. Namun, hingga ia dimutasi ke SSDM, pemeriksaan tersebut belum dilakukan.
"Nanti dilakukan pemeriksaan oleh Propam Mabes Polri, bagaimana peranan beliau dalam pelaksanaan tugas di sana (KPK), apakah benar yang disampaikan KPK tsb. Nanti kita lihat hasilnya setelah tim memeriksanya," kilahnya.
Pimpinan KPK telah mengklarifikasi Kompol Raden Brotoseno, polisi yang akrab dipanggil Bugie itu, tentang hubungannya dengan Angie.
Bugie yang bergabung dengan KPK sejak 2007 mengakui mengenal Angelina sejak 2005, namun mulai dekat kembali pada enam bulan terakhir atau setelah suami Angelina, Adjie Massaid, meninggal dunia.
Dalam masalah ini, KPK telah menegaskan bahwa Brotoseno bukanlah penyidik tidak menangani langsung kasus Wisma Atlet yang juga menjerat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin, tersebut. Namun, banyak sedikit Brotoseno tahu seluk-beluk kasus tersebut, termasuk nama Angie yang kerap disebutkan dalam kasus itu. Sehingga dikhawatirkan terjadi kebocoran informasi kasus tersebut.
Baca tanpa iklan