Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Masih Ada Polisi yang Tak Sadar Mereka Sahabat Masyarakat

Tidak hanya itu, yang membuat dirinya lebih miris, majelis hakim sampai tega menghukum salah anak tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Yudie Thirzano
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR sangat kecewa dengan proses hukum kasus pencurian sandal polisi oleh AAL (15). Hal tersebut menunjukkan bahwa reformasi mental dan mind set di tubuh kepolisian belum menyentuh di semua level anggota Polri.

"Kasus ini menunjukkan bahwa masih ada anggota polisi yang tidak menyadari bahwa polisi itu sahabat masyarakat," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR, Nasir Djamil kepada Tribunnews.com, Kamis (5/1/2012).

Tidak hanya itu, yang membuat dirinya lebih miris, majelis hakim sampai tega menghukum salah anak tersebut. "Seharusnya hakim tidak hanya melihat pasal-pasal, tapi juga melihat aspek keadilan sosial dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat," tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, terdakwa kasus pencurian sandal jepit milik Briptu Rusdi yakni AAL (15) divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Palu, Rabu (4/01/2012) malam. Namun hakim tunggal Rommel F Tampubolon menghukum AAL dengan mengembalikan kepada orangtuanya untuk dilakukan pembinaan.

Atas vonis tersebut, pengunjung yang memenuhi depan ruang sidang langsung berteriak kecewa. Bahkan, ada yang memaki hakim karena kasus. Putusan tersebut sama persis dengan tuntutan yang diajukan jaksa.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas