Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bambang: Kami Disuruh Tutupi Skandal Century, Sorry

Para elite Demokrat, kemudian diminta untuk kembali membaca komitmen soal kontrak koalisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Politisi Partai Golkar, Bambang Soesatyo menganggap, elite Partai Demokrat sedang panik. Para elite Demokrat, kemudian diminta untuk kembali membaca komitmen soal kontrak koalisi.

"Suruh dia (para elite Demokrat) baca dan pelajari komitmen yang ditandatangani bersama di koalisi. Sepakat membangun pemerintahan yang bersih, berwibawa dan bebas korupsi. Meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengurangi kertegantungan luar negeri. Jadi, sebagai mana pidato ketua umum Golkar, kita adalah sahabat yang baik yang akan mengingatkan pemerintah walaupun itu pahit. Kalau kami disuruh bungkam dan dipaksa menutup-nutupi bangkai gajah century, ya sorry saja," tandas Bambang Soesatyo.

Pernyataan Bambang, sekaligus menanggapi pernyataan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadan Pohan yang menyebut dirinya sengaja 'dipasang' Ical untuk menjelek-jelekkan pemerintahan SBY-Boediono dan kerap mempermasalahkan kasus Century.

"Kami di Golkar tidak mau terjebak pada perdebatan yang tidak bermutu. Jam terbang kita sudah cukup menilai bahwa mereka sedang berupaya mengalihkan isu dari isu-isu sensitif kasus Century, Wisma Atlet dan Hambalang yang sebentar lagi bakal terbongkar," Bambang menandaskan. (tribunnews/yat)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas