Pilot Lion Air Nyabu: Diuntit Kemanapun Pergi Selama 3 Bulan
penangkapan Hanum berawal dari informasi masyarakat tiga bulan lalu (Oktober) yang menyebutkan ada sejumlah pilot mengonsumsi sabu
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Laporan Wartawan Tribun, Charles Imanuel Komaling
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Narkotika Alami BNN, Brigjen Benny Mamoto mengungkapkan penangkapan Hanum berawal dari informasi masyarakat tiga bulan lalu (Oktober) yang menyebutkan ada sejumlah pilot menggunakan sabu‑sabu.
"Selanjutnya, saya turunkan tim khusus untuk menelusuri dan mencari tahu kebenaran info tersebut," katanya.
Awal Desember BNN menemukan kebenaran informasi tersebut benar. Petugas dapat mengindentifikasi seorang pilot Lion Air bernama Hanum Adhyaksa menggunakan sabu.
"Selanjutnya saya membentuk tim pengintai, dan mereka membututi ke mana saja dia pergi. Kami ingin telusuri jaringannya. Ke manapun dia pergi terus kami intai," katanya.
Saat sang buruan berada di Makssar, Benny meluncur ke kota tersebut.
"Saat itu anggota di lapangan menginformasikan si pilot bersama tiga wanita dan dua pria sedang pesta narkoba di Studio Karaoke 33, Grand Clarion, Makassar," ungkapnya.