Sulung Terkapar, Polisi sibuk jepret-jepret
Sodik (58), penjual gorengan di Jl Madura, mengaku hanya melihat petugas jepret-jepret saat Sulung Terkapar
Editor:
Ade Mayasanto
TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Sodik (58), penjual gorengan di sekitar tempat kejadian perkara (Jl Madura), mengaku tidak tahu persis kejadiannya. Ia melihat dua pemuda tergolek penuh luka, seorang di antaranya pingsan.
Ceritanya, ungkap Sodik, pukul 22.00 WIB, ia sudah tidur di kamarnya. Sang istri masih mengurusi warung gorengan di depan rumahnya, di Jl Madura, RT 03, RW 08. Tiba-tiba, Sodik dibangunkan sang istrinya. "Kata istri saya ada kecelakaan di depan warung," kata Sodik.
Mendapat kabar mengejutkan ini, Sodik langsung meninggalkan kasurnya. Di lokasi, Sodik melihat Sulung berlumuran darah di mulut, sedangkan tangan dan kaki mengalami luka lecet parah.
"Saya tidak tahu apakah ia dipukuli atau tidak," katanya. Kemudian petugas menghentikan pick up hitam yang melintas dari arah timur. Menurut Sodik, Slamet yang mengangkat Sulung ke atas pick up. "Polisi hanya sibuk jepret-jepret," katanya.
Saat kejadian, ungkap Sodik, kondisi jalan di depan warungnya memang gelap karena minimnya penerangan. Pengunjung di warungnya juga masih banyak. "Anehnya, meskipun korban luka parah, tapi motornya tidak apa-apa. Hanya lecet sedikit," tambahnya.
Baca tanpa iklan