Rohayati Nyaris Menangis Dengar Kabar Suami
Air mata Rohayati hampir tumpah mendengar suara seorang lelaki dari ujung ponselnya, Selasa siang itu
Penulis:
Y Gustaman
Editor:
Ade Mayasanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com Yogi Gustaman
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Air mata Rohayati hampir tumpah mendengar suara seorang lelaki dari ujung ponselnya, Selasa siang itu. Si penelpon tak lain adalah suaminya Rusli Yakub, juru mudi Costa Concordia, kapal pesiar mewah asal Italia yang karam setelah menabrak karang pada 13 Januari 2012.
"Kebetulan saya siang itu ada di tempat. Bu Yati hampir mau menangis saat berbicara di ponselnya. Saya pikir ada salah satu keluarganya kena musibah," ujar salah satu cleaning service kepada Tribunnews.com di lantai 7, gedung Walikota Jakarta Utara, Rabu (18/1/2012).
Petugas cleaning service tersebut baru sadar, sikap Rohayati yang akrab dipanggil Yati, tiba-tiba berubah karena suaminya ada di kapal pesiar naas itu. Beruntung, Rusli tak mengalami luka apapun. Dia selamat setelah sempat membantu para penumpang beralih ke sekoci yang tersedia.
Hampir semua teman-teman Yati yang bekerja di Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara itu tahu kabar Rusli. Mereka mengaku tahu dari pemberitaan di media massa. Sayang, saat ditemui di ruangannya, hari itu Yati tak masuk kantor karena alasan tertentu.
Salah satu temannya, Ati, mengaku, Yati pagi tadi masuk namun keluar antaran harus pergi ke Rumah Sakit Islam Jakarta. Ati tak bersedia ketika dimintai alamat rumah Yati. "Maaf, saya enggak bisa memberikan alamat atau nomor ponselnya. Ini sudah pesan dia," ujar Ati.
Sementara itu, menurut petugas cleaning service dan beberapa petugas kantin yang biasa membawakan makanan untuk karyawan Suku Dinas Kesehatan mengaku tak melihat Yati. "Pagi ini dia enggak masuk. Saya enggak tahu di mana tinggalnya. Karena kurang begitu dekat," ujar petugas kantin sambil lalu.