Kasus Rasminah Pertanda Keadilan Tidak untuk Rakyat Kecil
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Ahmad Yani mengungkapkan bahwa kasus yang menimpa nenek Rasminah menandakan keadilan
Penulis:
Imanuel Nicolas Manafe
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Ahmad Yani mengungkapkan bahwa kasus yang menimpa nenek Rasminah menandakan keadilan bukan untuk rakyat miskin.
"Ini menunjukkan hukum bukan milik kaum miskin, hukum itu hanya miliknya penguasa dan pemilik uang," ujar Ahmad Yani kepada wartawan di Kantor International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Matraman, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2012).
Ahmad Yani menjelaskan, dalam kasus Rasminah ini memang sudah ada kesalahan sejak awal di proses hukumnya mulai dari Kepolisian, Kejaksaan hingga Pengadilan.
Menurut politisi PPP ini, aparat penegak hukum tidak memiliki sensitifitas rasa keadilan itu sendiri atau rasa keadilan publik sehingga dikhawatirkan akan timbul kasus seperti Rasminah-Rasminah lainnya.
"Ini juga akan membuat Rasminah-Rasminah baru bermunculan di masyarakat, juga seperti kasus sandal jepit," tutur Ahmad Yani.