Nenek Rasminah Jadi Tameng saat Ada Debt Collector
Nenek Rasminah (55) yang dituduh mencuri piring, menceritakan kalau dirinya kerap dijadikan tameng saat ada debt collector kartu kredit
Penulis:
Danang Setiaji Prabowo
Editor:
Taryono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nenek Rasminah (55) yang dituduh mencuri piring, menceritakan kalau dirinya kerap dijadikan tameng saat ada debt collector kartu kredit yang menagih utang ke rumah majikannya.
"Dia utangnya banyak. Kalau debt collector datang, saya disuruh temui dan bilang kalau bunda (sebutan majikannya) sedang keluar kota," terang Rasminah, Rabu (1/2/2012).
Suatu saat, kata Rasminah, debt collector curiga karena alasan yang diberikan selalu itu-itu saja. Akhirnya, ketahuan kalau selama ini Rasminah berbohong untuk melindungi majikannya yang bernama Siti Aisyah Soekarnoputri.
"Dia kesal karena sampai ketahuan. Saat itu saya bilang, saya keluar saja. Kemudian dia malah menuduh saya mencuri barang-barang yang pernah dia kasih," kata Rasminah.
Rasminah pun mengaku tidak mengetahui pasti berapa utang majikannya tersebut, sehingga debt collector rajin mengunjungi rumah majikannya di Graha Permai Ciputat. "Nggak tahu juga, saya berapa utangnya. Saya cuma sering disuruh temui debt collector saja, suruh bilang bunda (sebutan majikannya) sedang keluar kota," jelasnya.(*)