Adnan Buyung: Jangan Meniru Sistem Konstitusi Negara Lain
Indonesia dipandang tidak lagi patut dan bergantung untuk meminta bantuan negara lain dalam mengatasi kesulitannya
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Taryono
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia dipandang tidak lagi patut dan bergantung untuk meminta bantuan negara lain dalam mengatasi kesulitannya, apa lagi meniru sistem konstitusi negara lain.
Hal ini diungkapkan Adnan Buyung Nasution dalam acara pekan konstitusi yang digelar International Conference of Islamic Scolarship (ICIS) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.
"Saya setuju tidak boleh menjiplak, tegas di sisi lain saya juga menolak keras atas pikiran-pikiran yang alergi terhadap bangsa asing," ujar Adnan Buyung di kantor ICIS Jalan Dempo Matraman, Kamis (2/2/2012).
Lebih jauh Adnan juga menuturkan bahwa produk perundang-undangan negara lain memang tidak dapat dijiplak secara utuh. "Sikap seperti sekarang banyak ditunjukan oleh tokoh-tokoh dari kalangan, ya sebut saja 'ultra nasionalis' yang sesungguhnya tidak memiliki basis argumen yang kuat ketika mereka menawarkan konsep konstitusi asli bangsa Indonesia," tambahnya.(*)
Baca tanpa iklan