Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BK DPR: Tak Ada Alat Sadap di Ruang Banggar DPR

Badan Kehormatan (BK) DPR RI menegaskan tidak ada pemasangan alat sadap di ruangan Badan Anggaran (Banggar) yang baru.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Taryono

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Badan Kehormatan (BK) DPR RI menegaskan tidak ada pemasangan alat sadap di ruangan Badan Anggaran (Banggar) yang baru. Semula dengan usulan alat ini, nilai proyek mencapai Rp 24 miliar. Namun turun menjadi Rp 20 miliar karena alat anti sadap tidak jadi dipasang.

"Tapi dalam pengerjaan tidak dilaksanakan. Alat itu memang enggak ada," ujar Ketua Badan Kehormatan DPR M Prakosa ketika dihubungi wartawan, Kamis(2/2/2012).

Menurut Prakosa usulan pemasangan alat anti sadap untuk ruang Badan Anggaran tersebut datang dari Kepala Biro Pemeliharaan Pembangunan dan Instalasi Setjen DPR Soemirat dan Konsultan Perencana Proyek PT Gubah Laras."Itu dari Kesekjenan,"pungkasnya.

Seperti diketahui, peralatan dan perlengkapan ruang Banggar rata-rata merupakan barang impor di antaranya karpet buatan Amerika Serikat (AS)  Rp 900 juta, kursi buatan Jerman Rp 24 juta per unit, video wall Rp 3 miliar dan lampu impor dari Belanda senilai Rp 3 miliar. Seluruh aksesori ini nilainya mencapai Rp 14 miliar dari nilai total proyek Rp 20 miliar.

BK kemudian memutuskan mengganti sejumlah barang di antaranya kursi impor. Setjen dan konsultan proyek diminta menyediakan kursi lokal seharga Rp 2 juta untuk mengganti kursi buatan Jerman.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas