Ruang Banggar DPR Rp 20 M Dipasang Alat Sadap
Ruangan Badan Anggaran DPR senilai Rp 20 milliar ternyata juga dilengkapi alat sadap. Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan,
Editor:
Taryono
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Ruangan Badan Anggaran DPR senilai Rp 20 milliar ternyata juga dilengkapi alat sadap. Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan, alat sadap itu sebenarnya dipasang agar ada pembatasan komunikasi.
"Sebenarnya untuk anti sadap itu bukan menyadap dari luar, tapi jangan ada komunikasi dari dalam,"ujar Pramono di gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/2/2012).
Ketika ditanyakan mengenai rencana penggantian kursi impor dan LCD di ruangan Badan Anggaran, Pramono menjelaskan semua sudah menjadi tanggungjawab kontraktor.
"Saya tidak tahu dan tidak dengar. Kalau kursi impor sudah dilakukan penggantian dan jadinya pengurangan, itu tanggungjawab kontraktornya, lima miliar kan signifikan yah, yang jelas putusan ini diseragamkan," pungkasnya.
Selain alat anti sadap, ruang Baru Banggar DPR juga dilengkapi sound system lengkap dengan wireless microphones dan speaker. Selain itu juga dilengkapi 3 LCD besar buatan Korea seharga Rp 1,9 miliar.
Ruang rapat Banggar juga dilengkapi karpet impor dari Amerika seharga Rp 980 juta, kursi impor dari Jerman seharga Rp 4 miliar. Ruang rapat Banggar juga dilengkapi sistem pencahayaan ratusan juta rupiah.
Kursi impor ruang Banggar DPR akan dibongkar dalam waktu dekat. BK DPR sendiri akan mengungkap pemain ruang Banggar DPR Senin pekan depan.(*)