Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berbagai Macam Pelanggaran HAM Selama 2011

Indonesia's NGO Coalition for Internasional Human Right Advocacy (HRWG) mencatat sepanjang 2011 penuh dengan pelanggaran Hak Asasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia's NGO Coalition for Internasional Human Right Advocacy (HRWG) mencatat sepanjang 2011 penuh dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.

Hal ini sangat bertentangan dengan pandangan dunia selama ini yang melihat Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara dimana Islam bisa berdampingan dengan demokrasi dan HAM.

Namun, dalam prakteknya di lapangan ternyata 2011 penuh dengan berbagai macam pelanggaran HAM.

Direktur Eksekutif HRWG, Refendi Djamin menegaskan demikian kepada wartawan dalam konferensi pers, "Catatan Setahun Politik Luar Negari HAM Pemerintah Indonesia dan Outlook 2012", di Menteng, Jakarta, Sabtu (4/2/2012).

"Dalam konteks Indonesi yang dilihat sebagai negara demokratis terbesar di Asia Tenggara dimana Islam bisa berdampingan dengan demokrasi dan HAM tapi ternyata 2011 penuh dengan berbagai macam pelanggaran HAM," ungkapnya.

HRWG melihat kondisi tersebut ditandai semakin besarnya jarak antara tanda-tanda keberhasilan di tingkat regional dan global dengan situasi HAM di tingkat nasional. Terutama tatkala pemerintah tidak menindaklanjuti serius rekomendasi dan seruan komunitas internasional terkait dengan pelanggaran HAM di Indonesia.

Dalam catatannya, terungkap sejumlah contoh yakni munculnya sejumlah kasus-kasus kekerasan yang dilakukan aparat negara sebagai implikasi dari keterlibatan negara dalam bisnis-bisnis segelintir pihak swasta semakin mencuat ke permukaan.

Pun mengenai kelompok minoritas semakin berada pada posisi yang terdiskriminasi dan tersingkirkan. Sedangkan di sisi lain, tidak ada tindakan kongkrit pemerintah untuk melindungi kelompok-kelompok minoritas.

Lebih lanjut dipaparkan bahwa sepajang 2011 hampir tiap bulannya terjadi kekerasan dan penyerangan kepada kelompok-kelompok minoritas agama dan keyakinan olek kelompok-kelompok intoleran. Bahkan oleh aparat negara, hak-hak mereka yang minoritas terabaikan.

Belum lagi, menurut HRWG, pelanggaran HAM lain yang sampai saat ini belum terselesaikan. Baik itu pelanggaran masa lalu atau pelanggaran lain yang terjadi pasca-reformasi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas