Briptu Dodik Ambil Senjata dari Gudang
Senjata api jenis S & W No.Register 62-4389, diperoleh Briptu Dodik Setiawan dari gudang penyimpanan senjata Polsek
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Ade Mayasanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Pol HM Taufik menyebut senjata api jenis S & W No.Register 62-4389, diperoleh Briptu Dodik Setiawan dari gudang penyimpanan senjata Polsek Kesatuan Pengamanan Pelabuhan (KP3), Tanjungwangi Polres Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (8/2/2012) kemarin.
"Keterangan Kapolsek senjata tersebut didapat korban dengan mengambil dari gudang tempat penyimpanan senjata karena kunci gudang tersebut berada di tempat piket," kata Karopenmas Polri Brigjen Pol HM Taufik di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2012).
Menurutnya, almarhum dapat dengan mudah mendapatkan senjata di gudang lantaran kunci gudang persenjataan berada di ruang piket. "Jadi itu kunci gudang setiap tugas selalu diletakkan di tempat piket. Hal itu untuk mengantisipasi apabila ada sesuatu yang tidak diinginkan. Namun ini disalahgunakan si korban dengan mengambil senjata yang ada di gudang," urai jenderal bintang satu ini.
Polisi memastikan Briptu Dodik meninggal karena bunuh diri menggunakan pistol revolver. Sebenarnya Briptu Dodik tidak dipersenjatai dan tidak mempunyai izin untuk menggunakan senjata tersebut.
Kejadian bermula ketika Brigadir Arif Kurniawan, Brigadir Suyandono, dan Briptu Dodik sedang berjaga di Polsek Kesatuan Pengamanan Pelabuhan (KP3), Tanjungwangi Polres Banyuwangi, Jawa Timur.
Ketiganya pada saat itu sedang menonton televisi. Tiba-tiba handphone Briptu Dodik berbunyi. Ia pun mengangkatnya.
"Karena takut pembicaraan didengar, korban keluar. Maksudnya beda ruangan tapi satu tempat, kalau tidak salah di ruangan Intel di belakang pos penjagaan," katanya.
Tidak lama setelah itu Brigadir Arif Kurniawan dan Brigadir Suyandono mendengar suara letusan senjata api di tempat dimana Briptu Dodik berada. "Setelah dicek menemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi duduk dengan luka tembak di bagian pelipis," ucap Taufik.