Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

PKS Tidak Yakin Ada Pendongkelan SBY

artai Keadilan Sejahtera(PKS) tidak yakin atas adanya upaya pendongkelan SBY-Boediono dari posisi Presiden dan Wakil Presiden

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera(PKS) tidak yakin atas adanya upaya pendongkelan SBY-Boediono dari posisi Presiden dan Wakil Presiden tahun 2012 ini. Hal tersebut diprediksi nihil terjadi karena ongkos politik melakukan hal tersebut tidak kecil.

"Maka saya pikir, cost tidak kecil kalau memang ada rencana seperti itu, saya belum meyakini akan adanya gerakan itu,"ujar Ketua DPP PKS, Nasir Djamil di gedung DPR, Jakarta, Senin(13/2/2012).

Untuk mencegah hal tersebut kata Nasir semua partai politik harus menjaga komitmen bersama mendukung pemerintahan Presiden SBY-Boediono. Adanya kabar-kabar mengenai pendongkelan tersebut dianggap Nasir hanya bagian dari aspirasi warga, dan memang harus disikapi dengan memperbaiki hal-hal yang dikritisi oleh publik.

"Kalau kami menilai hal-hal seperti itu didistribusikan partai masing-masing menangkap aspirasi memerintahkan komisi-komisi bahwa memang aspirasi belum dilaksanakan sepenuhnya tapi tidak mengarah kesitu," katanya.

Sebelumnya, Pengamat Intelijen Wawan Purwanto memprediksi akan ada upaya pendongkelan terhadap Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono. Partai Demokrat sendiri juga merasakan hal yang serupa.

Wakil Sekjen Partai Golkar, Nurul Arifin mengaku memang sudah mendengar adanya kabar yang menyebut upaya pendongkelan SBY-Boediono di tahun 2012 ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas