INDEF: Infastruktur Luar Jawa Sangat Terbatas
INDEF berpendapat infrastruktur di luar Jawa sangat terbatas sehingga berimplikasi terhadap investasi yang masih terpusat di Jawa.
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Gusti Sawabi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesian Development of Economics and Finance (INDEF) berpendapat infrastruktur di luar Jawa sangat terbatas sehingga berimplikasi terhadap investasi yang masih terpusat di Jawa.
"Masalah keterbatasan infrastruktur luar Jawa ini menjadi problem ekonomi nasional," kata Direktur Eksekutif INDEF Ahmad Erani Mustika dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (15/2/2012).
Oleh karena itu Erani mengatakan rencana pembentukan koridor ekonomi melalui MP3EI harus lebih diarahkan untuk memfasilitasi tumbuhnya industri pengolahan yang berbahan baku perkebunan dan kelautan yang berbahan baku perkebunan dan kelautan.
"Infrastruktur listrik, pelabuhan, jalan, dan jalur kereta api merupakan prioritas untuk dibangun," ujar Erani.
Dikatakan pembangunan infrastruktur harus disesuaikan dengan karakteristik ekonomi nasional dan kebuthan pembangunan di masa depan.
"Ketimbangan wilayah dan sektoral merupakan masalah yang perlu diselesaikan dengan pendekatan pembangunan infrastruktur. Pembangunan pelabuhan, irigasi, bendungan, DAM, jalan desa, dan listrik harus didahulukan," ujarnya. (aco)