Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Habib Selon: Ini Negara Demokrasi, Kami Bebas Masuk!

Ketua FPI Jakarta Habib Salim Al alias Habib Selon mempertanyakan sikap warga adat Palangkaraya yang menolak kehadiran FPI.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Habib Salim Alatas alias Habib Selon mempertanyakan sikap warga adat Palangkaraya yang menolak kehadiran FPI. Sebagai negara demokrasi, sepatutnya tidak ada pengekangan terhadap organisasi di daerah.

"Ini negara Demokrasi, kami bebas masuk ke wilayah mana saja," ujar Habib Selon saat bertemu dengan perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, di Jalan Kembang 1, Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (17/2/2012).

Habib Selon menjelaskan, kedatangan FPI ke Palangkaraya pun tak berkait rencana pendirian cabang FPI. Saat itu, FPI diundang untuk menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, ketika sampai di Bandara Palangkaraya, justru warga adat menentang massa FPI yang menggunakan pesawat Sriwijaya Air dengan mengacungkan parang.

"Mereka (warga) menghadang kami di bandara dan melakukan sweeping sambil membawa parang," jelas Habib Selon.

Hal tersebut, menurut Habib Selon tidak bisa diterima. Atas dasar kejadian itu FPI menduga adanya kejahatan yang terorganisir yang dipelopori oleh Gubernur Kalteng dan mendapat perlindungan oleh Kapolda.

"Ini ada kejahatan terorganisir yang dilakukan Gubernur Kalteng dan ada perlindungan juga dari Kapolda," tutur Habib Selon.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas