Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gay Nganjuk Mujianto Jujur Akui Perbuatannya

Mujianto alias Menthok alias Genthong (24) warga Desa Jatikapur Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri, yang meracuni 15 orang dan 4 ditemukan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mujianto alias Menthok alias Genthong (24) warga Desa Jatikapur Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri, yang meracuni 15 orang dan 4 ditemukan tewas dianggap polisi merupakan sosok pria yang lugu.

Hal tersebut terlihat ketika polisi sedang melakukan tes psikologi. “Keterangan dari psikolog, ia (Mujianto) sangat lugu dan jujur dan mengakui perbuatannya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2012).

Selain itu, Mujianto pun mengetahui resiko hukuman yang saat ini dihadapinya akibat aksi pembunuhan berantai yang dilakukannya. “Perbuatan yang belakangan ini telah secara sadar dilakukan, hukumannya akan cukup berat karena banyak korban,” kata Saud.

Mengetahui ancaman pasal 338 dan 340 KUHP, polisi kini memberikan pengawasan ketat terhadap Mujianto. “(Tahu ancaman hukuman) membuatnya tambah stress, sehingga kita memberikan warning supaya hati-hati betul dalam memberikan pengawasan kepada yang bersangkutan,” terang Saud.

Hasil pemeriksaan tim dokter kejiwaan kepolisian RS Bhayangkara Kediri terhadap Mujianto, Kamis (16/2/2012), menyebutkan bahwa kondisi psikisnya normal. Namun Mujianto mengalami orientasi seksual menyimpang, yakni penyuka sesama pria atau gay.

Dokter spesialis kejiwaan Kepolisian RS Bhayangkara Kediri, AKBP Roni Subagyo menjelaskan, bahwa sebelumnya Mujianto merupakan pria yang normal. "Tersangka sempat memiliki pacar seorang perempuan meskipun akhirnya putus," ujar Roni.

Namun karena ada ajakan untuk menjadi seorang gay, maka kehidupan normalnya tersebut menjadi berubah. “Kondisi seperti itu sebetulnya cukup wajar sebagai gangguan seksual, dan kami kira tidak sulit untuk menyembuhkanya,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas