Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
Live
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

TNI Sangkal Kecolongan Insiden Berdarah RSPAD

Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Muda Iskandar S membantah pihaknya kecolongan atas kasus penyerangan di RSPAD Gatot Subroto

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Ade Mayasanto
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Muda Iskandar S membantah pihaknya kecolongan atas kasus penyerangan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada hari Jumat (23/2/2012) lalu. Sebabnya, TNI tak pernah bersiaga di RSPAD.

"Tidak kecolongan lah, kerena rumah sakit itu kan dijaga oleh satpam, bukan dijaga oleh tentara," ujar Laksamana Muda Iskandar S, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/2/2012).

Ia mengatakan, meski di bawah naungan TNI AD, rumah sakit tersebut merupakan fasilitas publik dan memiliki akses terbuka bagi siapa saja.

"Siapa saja bisa ke sana," ungkapnya seraya mengatakan, TNI akan turun tangan perihal premanisme lantaran penyerangan terjadi di area RSPAD.

"Tidak ada ruang bagi premansime. Untuk itu karena lokasinya di RSPAD, kami punya kewenangan untuk mengambil kasusnya," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Ricky dan Stenly tewas setelah diserang kelompok pemuda di rumah duka RSPAD. Keduanya tewas saat melayat Bob Stanley Sahusulawan.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas