Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Revisi UU KPK

DPR Fokuskan KPK pada Pencegahan Korupsi Saja

Ketua Komisi III DPR Benny K. Harman mengungkapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan lebih mendorong KPK berkonsentrasi pada

DPR Fokuskan KPK pada Pencegahan Korupsi Saja
/Tribunnews.com/MBR/Felix Jody K.
Ketua Komisi III Benny K. Harman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi III DPR Benny K. Harman mengungkapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan lebih mendorong KPK berkonsentrasi pada pencegahan korupsi saja.

Sedangkan kewenangan lainnya, yakni penindakan tindak korupsi akan lebih didorong pada kepolisian dan kejaksaan agung dalam revisi UU mengenai KPK yang tengah digodok Komisi III DPR.

"Itu salah satu opsi. DPR dalam RUU KPK akan perkuat kejaksaan dan kepolisian untuk penindakan. Sedangkan KPK fokus pada pencegahan," ungkap Benny, di Jakarta, Rabu (7/3/2012).

Dijelaskannya, tugas yang selama ini diberikan kepada KPK, yakni pencegahan dan penindakan sekaligus dalam prakteknya hanya menyandera KPK.

"KPK memang sukses menyeret banyak koruptor ke dalam penjara. Tapi bersamaan dengan itu pula korupsi merajalela. Seperti bui (penjarakan-red) satu, tumbuh seribu," sebutnya.

Lebih lanjut, ditegaskannya, bahwa KPK dinilai hanya sukses dalam penindakan kasus korupsi tapi gagal dalam pencegahan tindak korupsi itu sendiri.

Karenanya, menurutnya, DPR akan lebih mengkonsentrasikan tugas KPK pada fungsi pencegahan Korupsi. Sedangkan kepolisian dan Kejagung akan menangani penindakan dari kasus korupsi.

"Untuk rencana ini, UU Kejaksaan dan Keplisian akan direvisi bersamaan dengan revisi UU KPK," jelasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Revisi UU KPK

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas