Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Revisi UU KPK

Denny : Hati-Hati UU KPK Dilemahkan

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana menilai Komisi III DPR terlalu cepat mengambil

Denny : Hati-Hati UU KPK Dilemahkan
tribunnews.com/fx ismanto/tribunnews.com/fx ismanto
Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana menilai Komisi III DPR terlalu cepat mengambil langkah terkait revisi Undang-Undang KPK.

Seharusnya, lanjut Denny, DPR harus benar-benar mematangkan langkah revisi ini dengan KPK sendiri sebagai pelaksana UU-nya.

"Kalaupun ada perubahan, maka yang pertama yang harus ditanya, adalah satu, apakah KPK merasa perlu dan butuh uu ini diubah. Kalau KPK merasa tidak perlu, sebenarnya tidak perlu diubah," ujarnya kepada wartawan di kantor Kemenkumham, Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Alasannya, sambung Denny, mengenai hal itu, KPK lah yang paling mengerti kebutuhan institusinya. Bahkan, hanya KPK yang tau dimana letak kekurangan-kekurangan dalam UU tersebut jika dikaitkan dengan pekerjaannya sebagai lembaga penegak hukum di bidang pemberantasan korupsi.

"KPK yang paling paham, apakah UU mereka sudah memadai atau tidak. Karena jangan sampai, upaya untuk merubah UU KPK, justru menjadi pintu masuk melemahkan KPK," terangnya.

Lebih lanjut, Denny juga mengimbau sebaiknya pihak DPR lebih dulu menjamin adanya penguatan kewenangan KPK dalam perubahan UU tersebut. Oleh karenanya, tidak dengan gegabah jika mengambil dan merumuskan suatu prodak politik untuk lembaga hukum.

"Dari pengalaman kami melihat proses legislasi, memang harus sangat hati-hati, karena banyak sekali pihak yang ingin KPK justru dilemahkan, jadi harus ada jaminan perubahan UU," tegasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Revisi UU KPK

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas