Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ramadhan Pohan: Pernyataan Megawati Membingungkan Rakyat

Menurut Pohan, masalah kenaikan harga BBM adalah hal yang biasa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Demokrat (PD) Ramadhan Pohan mengatakan, pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal kenaikan harga BBM bersubsidi, membuat rakyat bingung.

"Pada Januari tahun ini, bukankah statement beliau (Megawati) juga mengatakan BBM perlu dinaikkan? Nah, sekarang kalau beliau mengatakan yang sebaliknya (menolak harga BBM naik), malah rakyat akan bingung," kata Pohan seusai mengikuti sambutan SBY pada pembekalan kader dan petinggi PD di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/3/2012) malam.

Menurut Pohan, masalah kenaikan harga BBM adalah hal yang biasa.

"Kita ingat masa Ibu Megawati (menjadi presiden), ada dua kali kenaikan harga BBM, dan ada tujuh kali penyesuaian yang dilakukan. Nah, itu adalah hal yang biasa," imbuh anggota DPR RI itu.

Ketua Umum PD Anas Urbaningrum mengingatkan, Megawati pernah mengatakan setuju dengan rencana menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Saya baca dari media pada 10 Januari 2012, ketua umum PDI Perjuangan yang juga mantan presiden Megawati menyampaikan, yang realistis adalah menaikkan harga BBM," tutur Anas di tempat yang sama.

Menurut Anas, rencana kenaikan harga BBM bersubsidi adalah kebijakan pahit untuk diambil.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi, rakyat miskin harus dilindungi," cetusnya.

Pekan lalu di gedung DPR, Megawati menyatakan menolak kenaikan harga BBM, sebab merugikan rakyat kecil. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas