KPK Periksa Ignatius Mulyono Terkait Kasus Hambalang
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin gencar mengungkap kasus proyek pembangunan sport center, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Penulis:
Edwin Firdaus
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin gencar mengungkap kasus proyek pembangunan sport center, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Sebab, satu demi satu pihak-pihak yang diduga mengetahui kasus dugaan korupsi senilai Rp 1,2 triliun tersebut terus bermunculan.
Setelah sebelumnya memeriksa pihak Permai Group, PT Adhi Karya, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), hari ini KPK memeriksa anggota Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat Ignatius Mulyono.
"Ignatius dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus Hambalang," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, di Kantor KPK, Jakarta, Senin (26/3/2012).
Selain Ignatius, KPK juga memeriksa terpidana suap Sesmenpora Wafid Muharam untuk kasus yang sama.
Ignatius kerap disebut-sebut dalam kasus ini. Sebelumnya, dia terang-terangan mengaku diminta Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaingrum, untuk membantunya mengurus proyek Hambalang.
Bahkan, Ignatius menyebut Anas menghubunginya agar bisa melobi Ketua BPN Joyo Winoto, lantaran dirinya sedang menjabat di Komisi II yang merupakan mitra BPN.
"Saya diminta kontak Pak Joyo Winoto membantu saja. Diminta tolong Mas Anas. Kebetulan saya di Komisi II sejak 2004," jelas Ignatius saat dihubungi wartawan, Kamis (17/11/2011).
"Diminta kontak, bagaimana dengan tanah yang dimiliki Menpora. Sampai dengan telepon saja," imbuhnya.
Ignatius juga mengaku sempat bertemu dengan Anas. Saat itu, sambungnya, Mantan Bendahara Umum PD M Nazaruddin juga hadir dalam pertemuan.
"Di ruangan ketua fraksi, waktu 2010. Iya, di lantai 9, suatu hal rutin. Diundang ketua fraksi. Ada Nazaruddin," terang Ignatius. (*)