Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PAN Kecam Tindakan Polisi Hajar Wartawan

Dalam aksi demonstrasi kemarin, Rizky Sulistyo wartawan harian Lampu Hijau dipukuli Polisi saat mengambil gambar

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Wakil Sekjen DPP Partai Amanat Nasional Teguh Juwarno mengecam tindakan represif aparat kepolisian terhadap wartawan yang sedang meliput aksi demonstrasi di Jalan Merdeka Timur, Selasa (27/3/2012) kemarin.

"Tindakan aparat keamanan di lapangan yg melakukan kekerasan terhadap wartawan harus dikecam.Apalagi para wartawan tersebut jelas-jelas menggunakan atribut dan identitas media," tandas Teguh Juwarno, Rabu (28/3/2012).

Dalam aksi demonstrasi kemarin, Rizky Sulistyo seorang wartawan harian Lampu Hijau dipukuli Polisi saat mengambil gambar puluhan Polisi yang mengejar dan memukuli mahasiswa.

"Saya lagi foto kebetulan dapat momen pas polisi ngejar dan sempat memukul beberapa mahasiswa, Polisi teriak dan gue langsung dikerumunin sama 10 orang Polisi," ujar Kiki kepada wartawan

Kiki juga mengeluh sakit karena sempat dijambak dan dipukul kepalanya oleh oknum polisi. "Untung pakai helm, rambut gue dijambak diinjek-injek," tegasnya.

Pantauan Tribunnews.com ratusan Polisi sempat memukul mundur massa mahasiswa yang melakukan aksi di depan Stasiun Gambir sampai Jalan Pejambon dekat Hotel Borobudur Jakarta Pusat.

Teguh menegaskan kembali, DPR harus segera memanggil Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk mengklarifikasi peristiwa kemarin. "Pernyataan Menkopolhukam bahwa aparat keamanan akan bertindak persuasif diterjemahkan menjadi represif. Kapolri harus menindak bawahannya yangelakukan tindakan kekerasan kepada wartawan dan para demonstran," tandas Teguh Juwarno.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas