Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Koalisi Retak Karena SBY Takut Ambil Risiko

Penyebabnya adalah cara kepemimpinan SBY yang tidak berani menjalankan risk taking leader atau berani mengambil risiko

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Retaknya koalisi partai pendukung pemerintahan SBY-Boediono dengan adanya rencana PKS menjadi oposisi menjadi perbincangan hangat beberapa waktu belakangan ini. Penyebabnya adalah cara kepemimpinan SBY yang tidak berani menjalankan risk taking leader atau berani mengambil risiko.

"SBY sangat hati-hati dan cenderung melembagakan 'zona nyaman kekuasaan' ," ujar Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah, Gun-Gun Heryanto kepada Tribunnews.com, Senin(2/4/2012).

Tidak hanya itu, Gun-Gun melihat ada cacat bawaan konsep koalisi dalam sistem presidensialisme. Bagaimanapun koalisi besar dalam presidensialisme yang bersanding dengan multipartai ekstrem selalu akan menempatkan siapapun presiden dalam labirin kekuasaan.

"Sehingga sangat khawatir dan merasa tidak pasti jika mitra koalisinya tiba-tiba berpindah menjadi oposisi. Dalam konteks itulah, kebijakan atas para mitra koalisinya cenderung menjadi ambigu," pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas