Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Al-Azhar Gelar Pesantren Expo

Padahal, pesantren memiliki peran sentral dalam pemberdayaan umat, membimbing akhlak dan moral masyarakat, serta melatih kemandirian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam memeriahkan milad ke-60, Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar menggelar 'Pendidikan dan Pesantren Expo' di areal Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, 6-8 April 2012.    

"Ini pertama kalinya kami menyelenggarakan, dan akan tiap tahun kami adakan," ujar Sekretaris Umum YPI Al-Azhar Badruzzaman Busyairi di Jakarta, Jumat (6/4/2012).    

Badruzzaman didampingi Bendahara Umum YPI Al-Azhar Soewarsono Saryadi dan sejumlah pengurus lain mengatakan, selama ini terkesan peran pesantren 'dipinggirkan' dan kalah bersaing dengan lembaga pendidikan umum. Padahal, pesantren memiliki peran sentral dalam pemberdayaan umat, membimbing akhlak dan moral masyarakat, serta melatih kemandirian.

"Pesantren sesungguhnya memiliki sejumlah keunikan dan kehebatan," kata Badruzzaman.    

Pameran diikuti oleh 23 pesantren, 24 sekolah Al-Azhar, serta 18 unit dan bidang YPI Al-Azhar. Pesantren yang turut berpartisipasi itu antara lain Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Umul Quro, Al Irsyad, Darunnajah, Daarul Uluum, Hidayatullah, dan Pondok Pesantren Sabulussalam.

Pesantren-pesantren yang mengikuti pameran menyajikan berbagai informasi dan fasilitas pelayanan pendidikan, termasuk program pertanian dan peternakan.    

YPI Al-Azhar didirikan di Jakarta pada 7 April 1952, oleh 14 tokoh Islam dan pemuka masyarakat KH Abdullah Salim dan Ghazali Sjahlan (dari Masyumi), Sardjono (Wali Kota Jakarta Raya saat itu), pengusaha Tan in Hok, dan Soedirdja (Ketua Cabang Muhammadiyah Jakarta).    

Rekomendasi Untuk Anda

"Jangan lupa, Al-Azhar juga sesungguhnya pesantren. Pesantren saat ini sudah maju," tutur Soewarsono Saryadi, yang dikenal sebagai dokter spesialis ginekologi.    

Ketua panitia Milad YPI Al-Azhar Budiono menyebutkan, pameran tersebut bertema 'Dari Pesantren/Al-Azhar untuk Indonesia'.     
Milad YPI Al-Azhar tahun ini juga menyelenggaralan seminar tentang bagamana sesungguhnya perekonomian Islam, di Masjid Agung Al-Azhar, dengan menghadirkan pembicara Mulyaman D Haddad (Deputy BI), Dr Aries Muftie (Asbiindo), Cholil Ridwan (MUI), serta Zaim Zaidi (Wakalah Induk Nusantara)

Sedangkan pada Sabtu (7/4/2012) diadakan talk show 'Manajemen Usaha Berbasis Pesantren' di arena pameran, dengan pembicara KH Makhrus Amin (Ponpes Darunnajah) dan Dr Deding Ishak (Ponpes Al-Jawami, Bandung).    

Selain itu juga diterbitkan buku 'Enam Puluh Tahun YPI Al-Azhar 7 April 1952 -7 April 2012' karya Lukman Hakiem (mantan anggota DPR dari Fraksi PPP). (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas