Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pelaku Diduga Kelompok Sipil Bersenjata, Sembunyi di Gunung

Kabid Humas Polda Papua, AKBP Johannes Nugroho menduga pelaku penembakan pesawat Twin Otter milik Trigana Air gerombolan bersenjata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Papua, AKBP Johannes Nugroho menduga pelaku penembakan pesawat Twin Otter milik Trigana Air di Bandara Mulia, Papua adalah gerombolan sipil bersenjata yang bersembunyi di pegunungan.

"Kita masih menduga mereka adalah gerombolan sipil bersenjata," kata Johannes kepada Tribunnews.com, Minggu(8/4/2012).

Aparat Polisi dan TNI terus mengejar pelaku penembakan pesawat Twin Otter milik Trigana Air hingga ke pegunungan. Bahkan, mereka terlibat baku tembak dengan para pelaku saat masuk ke dalam hutan.

"Saya kira seperti itu, aparat TNI dan Polisi bersenjata,sementara pelaku juga," jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Pesawat Twin Otter milik Trigana Air dengan kode lambung PK-YRF itu ditembak sesaat hendak mendarat di Bandara Mulia, Minggu pagi.

Pilot Bebi Astek terkena tembakan di bagian kaki dan co pilot Willy terkena serpihan peluru di jarinya sehingga tidak dapat mengendalikan pesawat sehingga pesawat menabrak gudang di lapangan terbang.

Satu orang tewas tertembak di bagian leher bernama Leiron Kogoya (35), wartawan Papua Pos Nabire, Group Pasific Post.

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa penumpang lainnya luka-luka dan kini sedang mendapatkan perawatan. Tembakan dari kelompok bersenjata itu mengakibatkan bagian pesawat berlubang-lubang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas