Hari Ini SBY Bertemu Perdana PM Inggris David Cameron
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima kunjungan resmi PM Inggris David Cameron
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Rachmat Hidayat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima kunjungan resmi PM Inggris David Cameron, Rabu (11/4/2012) hingga Kamis (12/4/2012).
Teuku Faizasyah, Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional menjelaskan, kunjungan pertama PM David Cameron ke Indonesia adalah kunjungan perkenalan, dan yang pertama kali dilakukan sejak beliau diangkat menjadi PM Inggris Mei 2010.
Kunjungan PM David Cameron diharapkan akan mempererat hubungan bilateral Indonesia-Inggris di berbagai bidang. Utamanya di bidang perdagangan, investasi, dan pendidikan. Selain itu, keikutsertaan 30 orang pelaku ekonomi Inggris dalam delegasi PM Cameron diharapkan akan membuahkan kerjasama konkret di berbagai sektor ekonomi.
"Keduanya akan melakukan pertemuan bilateral yang akan diikuti oleh delegasi Indonesia dan delegasi Inggris," jelasnya.
Agenda utama pertemuan bilateral ini, ujar Teuku, adalah untuk memperkokoh kerjasama bilateral kedua negara di berbagai bidang. Utamanya bidang perdagangan, investasi, dan pendidikan.
Malam harinya, SBY akan menjamu PM Cameron dalam santap malam kenegaraan.
Sebelum meninggalkan Indonesia, pada 12 April 2012, PM Cameron akan mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Sebelum mengunjungi Tanah Air, Perdana Menteri Inggris David Cameron memulai lawatan Asia dengan mendarat di Jepang Selasa (10/4/2012) pagi, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Asia Tenggara dengan membawa misi dagang negeri Inggris Raya.
Di negeri Matahari Terbit ini, PM Cameron dijadwalkan meneken kesepakatan pertahanan bersama yang isinya kesepakatan pengembangan senjata dua negara.
Dalam rombongannya yang antara lain berisi 40 pengusaha penting, terdapat pula sejumlah kontraktor senjata besar.
Wakil Editor bidang politik BBC James Landale, yang ikut dalam rombongan tersebut, mengatakan Jepang pelan-pelan berupaya menyingkirkan larangan perdagangan senjata yang diterapkan di negara itu dan kesempatan ini dimanfaatkan oleh PM Cameron untuk kepentingan ekonomi Inggris.
Sebagaimana dilansir BBC, misi utamanya adalah menarik agar makin banyak investasi ditanam di Inggris dari seluruh penjuru dunia dengan imbalan tawaran berbagai insentif.
Selain Jepang dan Indonesia, PM David Cameron juga akan mengunjungi Burma dan bertemu tokoh demokrasi setempat, Aung San Suu Kyi.