Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

David Cameron Dihadiahi Replika Kapal Phinisi

Replika kapal itu berada di dalam sebuah wadah kaca, berbentuk kubus, dan dialaskan sebuah karpet persegi berwarna merah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah replika kapal layar ternama asal Indonesia, Kapal Phinisi, menjadi suvenir kenang-kenangan yang diberikan Universitas Al Azhar Indonesia kepada Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Suvenir diberikan setelah Cameron memberikan pidato di depan ribuan orang yang memadati kampus universitas bernapaskan Islam, Kamis (12/4/2012).

Tribun Jakarta mendapatkan kesempatan untuk melihat suvenir itu sebelum diberikan kepada David, melalui Kantor Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia.

Tribun mendapati replika Kapal itu, berada di dalam kantor Direktur Inovasi dan Kerja Sama Internasional Universitas Al Azhar Hidayat YS, di lantai dua Kampus Al Azhar, Jakarta Selatan.

Replika kapal itu berada di dalam sebuah wadah kaca, berbentuk kubus, dan dialaskan sebuah karpet persegi berwarna merah. Di sudut wadah, terdapat plat nama kapal, yaitu Kapal Phinisi, dengan tulisan berwarna emas.

Kapal itu sendiri terbuat dari kayu, yang dipelitur warna cokelat tua dan cokelat muda. Miniatur kapal memiliki tiga tiang disertai layar yang terkembang berwarna putih.

Miniatur kapal itu memiliki panjang sekitar satu meter, dan tinggi sekitar 50 sentimeter.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Hidayat, kapal itu ia pesan melalui seorang staf universitas bernama Dinar. Namun, ia mengaku tidak mengetahui berapa harga dari replika kapal itu.

Atas kemurahan hatinya, David pun membalasnya dengan memberikan kenang-kenangan, sebuah pena, bertuliskan Downing Street Number 10, yang merupakan alamat Kantor Perdana Menteri Inggris.

David, memang mendapat perlakuan sangat istimewa dari Universitas Al Azhar, mereka juga menyediakan ruang khusus bagainya saat singgah di kampus mereka.

Hidayat mengungkapkan, ruangan Very Very Important Person (VVIP) itu adalah ruangan Rektor Universitas Al Azhar Prof Dr Ir Zuhal MSc EE. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas