Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Jatuhnya Pesawat Susi Air

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Balikpapan pukul 12.40 waktu setempat atau 11.40 WIB dalam rangka survey di daerah Tabang Kabupaten

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat survei Susi Air jenis Pilatus dengan nomor registrasi PK VVQ jatuh di Desa Muaritan Kecamatan Kembang Janggut/Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (26/4/2012) dini hari pukul 01.30 Wita.

Akibatnya, dua orang tewas masing-masing sang pilot berkebangsaan Afrika, Jonathan Willis dan Mc Dougall Ian Russel, seorang surveyor asal Amerika yang tinggal di Jakarta.

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Balikpapan pukul 12.40 waktu setempat atau 11.40 WIB dalam rangka survey di daerah Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Isi pesawat memuat peralatan survey berupa kamera lidar.

Pada pukul 17.29 Wita, Rabu (25/4/2012) pesawat melakukan kontak, yang memberitahukan pesawat mengalami teknis di fuel system dan akan melakukan pendaratan darurat setelah terbang kurang lebih selama 5 jam.

Pesawat seharusnya mampu menempuh penerbangan selama 7 jam karena malam sebelumnya pesawat telah diisi bahan bakar penuh.

Posisi pesawat terakhir adalah kurang lebih 30 km dari Tabang dengan koordinat 0 derajat 25.2 utara, 116 derajat 1.62 timur.

"Konfirmasi terakhir bahwa kami telah mengirim tim recovery dari PT REA Kaltim berupa 2 mobil tim medis dengan 10 orang dan 2 mobil tim pencari," ujar CEO PT ASI Pudjiastuti (Susi Air), Susi Pudjiastuti, di kantor Susi Air, Kamis (26/4/2012).

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas