Nila Moeloek Tetap Berteman Baik dengan Menkes
Gagal menjadi Menteri Kesehatan tidak membuat Nila Moeloek bermusuhan dengan pejabat yang menggantikannya Endang Rahayu Sedyaningsih.
Penulis:
Domu D. Ambarita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Gagal menjadi Menteri Kesehatan tidak membuat Nila Juwita Anfasa Moeloek bermusuhan dengan pejabat yang menggantikannya Endang Rahayu Sedyaningsih. Keduanya tetap bersahabat sebagai sesama dokter, dan pejabat di pemerintahan.
"Kami tetap berteman. Hubungan kami tetap baik, walaupun saya tidak jadi menkes. Saya kan ditunjuk jadi Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals (MDGs) bidang kesehatan, jadi sering bertemu Menkes," ujar Nila kepada Tribunnews.com, Rabu (2/5/2012).
Selain relasi kerja, Anfasa Moeloek, suami Nila juga mantan Menteri Kesehatan. Inilah yang membuatnya, akan melayat Endang yang meninggal, pukul 11.41 WIB di RSCM Jakarta, Rabu ini.
Nila Juwita Anfasa Moeloek guru besar Universitas Indonesia sempat menjalani fit and proper test di kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu 18 Oktober 2009, untuk menjadi calon Menteri Kesehatan.
Saat itu dia diplot akan menggantikan Menkes Siti Fadilah Supari yang sangat keras berani mengusir Naval Medical Research Unit Two (Namru-2) yang dianggap alat intelijen Amerika Serikat, di Jakarta. Siti pun getol menuding Amerika curang dalam hal faksin flu burung H5N1.
Setelah menjalani uji kelayakan di Cikeas, dan terekpose media, tiga hari kemudian, Nila diumumkan batal jadi Menkes. Ketika itu, Nila mengetahui namanya dicoret dari calon Meskes dari Hatta Rajasa yang menghubunginya dan mengatakan hasil psikotes tidak merekomendasikan dirinya menjabat jabatan Menkes.
"Saya disebutkan bukan tipe orang yang tahan stres, sebenarnya saya sempat bertanya apa definisi stres, namun pada akhirnya saya terima," ujar Nila.
Nila sendiri mengaku sebelum untuk bertemu Presiden tepilih SBY ke Cikeas dia dihubungi Hatta Radjasa. "Surprise juga, namun terpikir bahwa menjadi menkes bukan tugas yang mudah. Itu sangat berat. Tapi menolaknya juga kurang pas," katanya.
"Kalau kemudian ada hasil tes psikologi yang menjegal saya, ya saya ambil hikmahnya saja. Saya pasrah. Sekali lagi saya nggak apa-apa," kata Nila, tiga tahun lalu.
Menkes Endang telah dirawat dirawat di ICU RSCM hampir sebulan terakhir. Dia mengidap penyakit kanker paru, yang terdeteksi sejak Oktober 2010.
BACA JUGA:
SBY Setuju Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih Mundur
Menko Kesra: Menkes Endang Tak Bisa Lagi Tersenyum
Seluruh Keluarga Menkes Endang Rahayu Kumpul di Ruang ICU
Kondisi Kesehatan Menkes Menurun
Menkes Endang Wafat Tanpa Sempat Bertemu Anak Keduanya