Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Umar Patek: Demi Allah Saya Tidak Pernah Bertemu Osama

Umar Patek bersumpah, dirinya tidak pernah bertemu dengan mantan pemimpin Al-Qaedaa, almarhum Osama Bin Laden.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Terdakwa Umar Patek dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (7/5/2012) bersumpah, dirinya tidak pernah bertemu dengan mantan pemimpin Al-Qaedaa, almarhum Osama Bin Laden.

Meski nama Osama tidak asing didengar di telinga Umar Patek, tetapi sampai ia ditangkap, mengaku belum pernah berjumpa.

"Demi Allah saya tidak pernah bertemu dengan Osama bin Laden," ucap Patek.

Ia pun tidak mengetahui mengenai pembiayaan pengeboman di Bali pada tahun 2002, begitu juga dengan target tempat yang akan diledakan. "Saya tidak tahu," ujarnya.

Selain itu, ia pun tidak tahu dengan Jamaah Islamiyah meskipun dirinya lama tinggal di camp Abu Bakar Ashiddiq ketika berjihad di Filipina. "Saya tahu tahun 2000-an dari radio," ujarnya.

Saat ia mendapat pengarahan dari Imam Samudera kalau dirinya ditugaskan membantu Sawad meracik bahan peledak, ia menyatakan ketidak setujuannya.

"Apa hubungannya Bali dengan Palestina, tidak ada, lebih baik kita bantu yang di sana (Palestina)," ujar Patek.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Imam Samudera beralasan bahwa dirinya tidak tahu jalan bagaimana masuk ke Palestina, sehingga lebih memilih melaksanakan aksi balas dendam di Bali dengan target orang-orang asing.

Patek pun kembali berargumentasi menanggapi penjelasan Imam Samudera. "Kalau tidak tahu kenapa tidak pergi ke yang lain (seperti Afghanistan, Chechnya) yang sudah ada pertempuran," ucapnya.

Lagi-lagi argumennya dimentahkan dengan niat keras dari Imam Samudra sampai akhirnya ia pun membantu peracikan bom di Bali.

"Setelah bicara dengan Imam Samudera, saya melihat tempat Sawad sedang meracik. Demi Allah saya begitu kaget dan cengang, ternyata banyak yang sudah dibuatSawad, kirain bom kota seperti bom Natal sebesar kotak tissu," unkapnya.

Dirinya mengaku tidak tahu bahan peledak itu asalnya dari mana, tetapi jumlahnya banyak sekali. "Kemudian saya tutup kembali, karena saya belum lihat yang sebanyak itu," terangnya.

Termasuk pengantin yang akan melakukan aksi peledakan bom bunu diri, Patek pun tidak tahu menahu dengan rencana tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas