Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Black Box Sukhoi Superjet 100 Diteliti di Indonesia

Kotak hitam atau black box pesawat Sukhoi Superjet 100 akan diteliti di Indonesia. Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan EE Mangidaan di Bandara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kotak hitam atau black box pesawat Sukhoi Superjet 100 akan diteliti di Indonesia. Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan EE Mangidaan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jumat (11/5/2012). Pasalnya, pemeriksaan black box sesuai dengan peraturan yang diterapkan di Indonesia.

"Apabila Black box ditemukan maka pemeriksaan akan dilakukan di Indonesia," kata EE Mangindaan.

Mangindaan mengatakan walapun pemeriksaan di Indonesia namun tidak menutup kemungkinan pihak Rusia juga dapat meneliti Black Box tersebut.

Pemeriksaan di Rusia dapat dilakukan bila tim dari Indonesia mengalami kesulitan untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat di lereng Gunung Salak, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat itu.

"Pemeriksaan dilakukan oleh mereka (Rusia) juga terbuka. Bila ada kendala bahasa tetapi masih bisa diatasi dengan komputer," kata Mangindaan.

"Kalau tidak bisa maka akan dikirim ke sana (Rusia), yang penting transparansi," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marskal Madya Daryatmo, mengatakan tim evakuasi korban Sukhoi Superjet 100 sudah berhasil menemukan 12 diantara 50 penumpang pesawat yang jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam konfrensi persnya di ruang kedatangan bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (11/05/2012), mengatakan ke12 korban tersebut ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Jenazah-Jenazah tersebut ditemukan di kelerengan gunung Salak, dan kini sudah dibungkus dengan kantung mayat. Rencananya jenazah-jenazah itu akan dibawa ke landasan helikopter darurat, yang berada tak jauh dari lokasi pesawat jatuh.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas