Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Malam Keluarga Doakan Didik

Didik tercatat sebagai fotografer senior di Majalah Angkasa. Ia sudah bekerja sejak Majalah Angkasa pertama kali dibuka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Suasana duka masih menyelimuti kediaman Didik Nur Yusuf, wartawan Majalah Angkasa, salah satu penumpang yang ikut joy flight kedua pesawat Sukhoi Super Jet 100, dan berujung jatuh di lereng Gunung Salak, Rabu (9/5/2012).

Pada Kamis (11/5/2012) malam, rumah Didik di perumahan Puri Kartika Baru, H3 No 6, Ciledug, Tangerang, ramai oleh warga, terutama ibu-ibu yang membaca doa dan surat Yasin.

Saking banyaknya orang yang memanjatkan doa, pengajian sampai ke teras depan rumah bercat putih gading.

Didik tercatat sebagai fotografer senior di Majalah Angkasa. Ia sudah bekerja sejak Majalah Angkasa pertama kali dibuka.

Sebelumnya, Didik menjadi wartawan di bidang otomotif. Ia dikenal suka berpetualang, sehingga ketika Majalah Angkasa buka, Didik langsung bergabung.

Saat ini, keluarga masih belum mendapat kepastian nasib Didik, yang di keluarga tercatat sebagai anak ke-12 dari 13 bersaudara, dengan ayah bernama (almarhum) Ahmad Yusuf.

Terpantau di depan rumah Didik, keluarga masih berkumpul. Begitu juga beberapa karyawan dari Majalah Angkasa. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Nasional Terkini

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas