Basarnas Enggan Pastikan Kondisi Jenazah di Kantong Mayat
penumpang Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, dipastikan tewas semua
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah tiga hari melakukan operasi Search and Rescue (SAR), Badan SAR Nasional (Basarnas) belum bisa memastikan apakah seluruh penumpang Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, dipastikan tewas semua.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya Sudaryatmo mengaku belum bisa memastikan hal tersebut, ia meyakinkan bahwa tim masih terus melakukan pencarian para korban.
"Kita belum bisa memastikan, tapi mudah-mudahan masih ada harapan," katanya, Sabtu(12/5/2012).
Sejauh ini, kata Sudaryatmo tim sudah berkecupukan dalam hal peralatan, logistik, maupun helikopter untuk melakukan evakuasi. Namun cuaca yang tidak menentu dan beratnya medan, membuat evakuasi agak terhambat.
"Kita juga melibatkan pemanjat tebing profesional, dan Kopassus untuk melakukan evakuasi," ujarnya.
Tim evakuator yang terdiri dari Basarnas, anggota TNI AU, TNI AD dan potensi masyarakat, sejaauh ini sudah berhasil mengevakuasi dua belas korban, yang dibawa di dalam sebelas kantong jenazah, ke bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, melalui jalur udara.
Di lokasi jatuhnya pesawat, kata Sudaryatmo tim masih terus melakukan pencarian para korban, namun belum berhasil memasukkan korban ke dalam kantong jenazah.
*Silakan klik di Sini untuk update berita: Pesawat Sukhoi Jatuh
Baca tanpa iklan