Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kehadiran Rusia Diharapkan Mempercepat Identifikasi Korban

Kapusdokes Mabes Polri Brigjen Pol Mushadeq Ishaq mengatakan, Indonesia sudah memiliki pakar forensik setara dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapusdokes Mabes Polri Brigjen Pol Mushadeq Ishaq mengatakan, Indonesia sudah memiliki pakar forensik setara dunia.

Indonesia mampu melakukan indentifikasi korban Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di lereng Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

"Adanya tim dari Rusia dalam tim identifikasi bukan karena Indonesia tidak mampu. Kalau mereka menawarkan bantuan, masa' kami tolak. Apalagi Presiden Rusia yang menawarkan bantuan kepada Presiden RI," kata Musadheq di RS Sukanto Polri, Jakarta, Minggu (13/5/2012)

Musadheq mengungkapkan, metode yang digunakan tim DVI (Disaster Victim Indentification) Indonesia dan pemeriksaan DNA sudah sangat maju.

"Dengan biomolekuler juga sudah mengurai kasus dengan kualitas tinggi dan diakui dunia," tuturnya.

Ia pun berharap dengan adanya bantuan Rusia maka penyelesaian kasus bisa disinergikan sehingga lebih cepat mengindentifikasi korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Jenderal bintang satu itu pun menjelaskan, ahli forensik yang berjumlah 110 orang dibagi dalam enam tim dalam bidang patologi, antropologi, dan ordotologi.

"Rusia masuk dalam tim dan sistem kita. Kita yang menentukan metode yang dikerjakan," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas