Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebelum Tewas, Dhani Minta Izin Nonton Bola ke Ibunya

Jahedin mengaku sangat panik ketika Dhani tidak pulang. Ia bingung harus ke mana mencari putranya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Mochamad Faizal Rizki

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Dhani Maulana (16) sempat meminta izin ibunya, Sutini (39), untuk menonton laga Persija vs Persib, di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (27/5/2012).

"Hari Minggu saya sedang piket di kantor. Dhani meminta izin sama ibunya, karena saya enggak ada. Dhani mau nonton Persija lawan Persib di GBK, gitu kata ibunya," tutur Jahedin di rumahnya di Jatiasih, Bekasi, Selasa (29/5/2012).

Setelah meminta izin, lanjutnya, Dhani tidak muncul lagi. Hingga, pada Senin (28/5/2012) pukul 08.00, Jahedin mendengar kabar kematian anaknya.

Jahedin mengaku sangat panik ketika Dhani tidak pulang. Ia bingung harus ke mana mencari putranya.

"Biasanya Dhani tidak pernah sampai tidak pulang. Sebab, weekend pun saya batasi jam keluar hingga jam 11 malam," ungkap Jahedin

Dhani tetap memaksa menonton tim favoritnya, Persija, berlaga di Stadion Gelora Bung Karno, meski sudah dilarang oleh ibunya.

"Ibunya sudah melarangnya untuk pergi nonton pertandingan, karena besoknya Dhani harus sekolah pagi pukul 06.00. Tapi, dia tetap maksa untuk nonton. Kalau saya ada di rumah, pasti minta izinnya sama saya," tutur Jahedin

Rekomendasi Untuk Anda

Dhani merupakan penggemar Persija, namun ia sangat jarang Menonton langsung di stadion.

"Makanya, saya juga heran kenapa Dhani minta nonton di stadion, biasanya dia nonton di TV juga udah senang banget," jelas Jahedin.

Dhani merupakan penggemar olahraga futsal. Ia adalah anak pertama dari dua bersaudara. Adiknya masih berusia lima tahun. Dhani merupakan siswa kelas II SMKN 58 Cijantung, Jakarta Timur.

Jahedin tidak bisa mengelakkan rasa kehilangan putranya, Dhani.

"Biasanya, sore ada yang ditunggu, sekarang enggak ada lagi," katanya.

Sekolah Dhani i SMKN 58  Cijantung, waktu tempuhnya sekitar 30 menit perjalanan dari rumahnya di Jatiasih.

Setiap hari, Dhani berangkat pukul 06.00 WIB, dan biasanya sampai ke rumah pukul 18.00 WIB, karena ikut kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolahnya.

"Biasanya saya tungguin kalau Si Dhani pulang. Ada temen ngobrol, ada juga yang mijitin," cetus Jahedin mengenang anaknya.

Jahedin mengatakan anaknya tidak rewel, dan gampang disuruh.

"Disuruh mijit saya sepulang kantor dia mau, enggak pake ngebantah," ungkapnya.

Meski sangat kehilingan, Jahedin tetap berusaha tabah dan sabar. Menurutnya, ini semua sudah kehendak Allah. (*)

BACA JUGA

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas