Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SBY: Saya Tak Ingin Berikan Angin Surga

Presiden mengaku, masalah yang dihadapi saat ini tidak lah ringan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, gerakan hemat energi, BBM, dan listrik dilakukan di tengah ancaman krisis ekonomi global, serta ancaman defisit APBN-Perubahan 2012, akibat subsidi BBM dan listrik yang terus membengkak.

Hal ini disampaikan SBY dalam pidato di Istana Negara, Selasa (29/5/2012) malam, saat mencanangkan 'Gerakan Nasional Penghematan Penggunaan Energi'.

"Itulah kebijakan dan langkah yang pemerintah tetapkan, untuk mengatasi masalah subsidi BBM dan listrik yang membengkak, serta defisit anggaran yang cenderung meningkat," tutur SBY.

Presiden mengaku, masalah yang dihadapi saat ini tidak lah ringan.

"Saya tidak ingin memberikan angin surga, bahwa seolah-olah semuanya serba baik. Karena, memang perekonomian global sedang menurun dan bermasalah, serta penuh dengan ketidakpastian," jelas SBY.

Namun, SBY yakin jika kita bersatu dan bergandengan tangan, serta bekerja keras dan berikhtiar bersama, seberat apapun permasalahan dan tantangan yang kita hadapi, Insya Allah kita akan dapat mengatasinya.

"Apalagi, jika kedua agenda besar penghematan ini dapat benar-benar kita sukseskan. Semuanya itu akan menjadi modal yang sangat besar bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa saat ini dan di masa mendatang," paparnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden menuturkan, keberhasilan kebijakan dan langkah nyata ini sudah pasti akan sangat bermanfaat, bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Sebaliknya, bila kebijakan penghematan BBM dan peningkatan pendapatan negara tidak berhasil, rakyat dan kita semua pula yang harus menanggung beban dan akibat buruknya," beber SBY.

Presiden juga mengajak seluruh elemen sebangsa dan se-Tanah Air, untuk menjalankan penghematan BBM dan listrik dengan  penuh kesungguhan.

"Tanpa peran serta semua komponen bangsa, niscaya program penghematan ini tidak akan berhasil dengan baik," cetusnya. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas