Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

FKPPI Malut: Tak Ada Niat Ciderai Anas dan Ibas

Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Cabang Maluku Utara (Malut) membantah ada percobaan penyerangan

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Cabang Maluku Utara (Malut) membantah ada percobaan penyerangan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dan Sekretaris Jenderal, Edhie Baskoro Yudhoyono di Bandara Sultan Babullah Ternate, Malut pada (24/5/2012) lalu.

FKPPI yang ikut mengawal rombongan Anas-Ibas kala itu, mengaku tak ada upaya penyerangan terhadap petinggi Demokrta tersebut.

"Perlu ditegaskan, di sini tak ada niat dari Malut atau FKPPI untuk menciderai Anas maupun Ibas. Kami hanya mengamankan saudara Ketum dan Ibas sebagai keluarga besar kami," kata Sekretaris Ormas FKPPI, Ringgo Samora dalam keterangan persnya, Selasa (5/6/2012).

Ringgo menjelaskan, ormasnya diminta langsung mengamankan rombongan DPP Partai Demokrat oleh Gubernur Malut, Thaib Armaiyn.

Ia menyangkal jika ada perintah dari Thaib untuk menghadang rombongan dari Jakarta tersebut untuk masuk ke Ternate, Malut.

"Justru Pak Thaib meminta FKPPI untuk menjemput mereka. Kami berharap klarifikasi kami didengar petinggi Partai Demokrat agar jangan buat berita yang sepihak. Kami siap mati untuk Ibas, beliau anggota kehormatan kami (GM FKPPI)," tutur kader Partai Golkar tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Ringgo, FKPPI sudah berkoordinasi dengan pihak Polda Malut dan Danrem 152 Babulah untuk pengamanan Anas dan Ibas.

Mengenai insiden keributan di bandara, ia mengatakan, dalang keributan adalah oknum dari DPP Demokrat sendiri yang bemaksud menunda pelaksanaan musyawarah daerah (musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Malut.

"Hal ini disebabkan oleh konflik internal Partai Demokrat terkait dengan pelaksanaan musda yang terdapat dua kepanitiaan musda," terang Ringgo.

Seperti diberitakan, Musda Partai Demokrat Malut tanggal 23 Mei lalu batal digelar setelah terjadi keributan saat rombongan DPP Partai Demokrat tiba di Bandar Udara Sultan Babulah, Ternate.

Akibat keributan tersebut Anas Urbaningrum dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono terpaksa meninggalkan Ternate.
Buntut kekisruhan tersebut, Thaib diberhentikan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas