JK Lebih Diunggulkan Jadi Capres Ketimbang Ical
Mendapat posisi terhormat sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar tak cukup kuat mendongkrak keunggulan Aburizal Bakrie
Penulis:
Y Gustaman
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendapat posisi terhormat sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar tak cukup kuat mendongkrak keunggulan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dibanding koleganya Jusuf Kalla. Ternyata, JK lebih populer untuk capres daripada rekan separtainya Aburizal alias Ical.
Itulah yang terekam dari Survei Pemetaan Capres 2014 Soegeng Sarjadi Syndicate(SSS) di 33 provinsi mencakup 163 kabupaten atau kota yang dilaksanakan pada 14-24 Mei 2012 dengan metode stratified random sampling lewat 2192 responden.
"Dukungan publik terhadap Jusuf Kalla mencapai 14.9 persen. Sedangkan Aburizal Bakrie mendapat 10.6 persen. Adapun Surya Paloh hanya 5.2 persen," ungkap Koordinator SSS Muhammad Dahlan di Four Season Hotels, Jakarta, Rabu (6/6/2012).
Popularitas JK, menurut Dahlan, ketiga di bawah Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto dengan 25.8 persen dan Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan 22.4 persen.
Alasan memilih capres tersebut, responden melihat karena ketegasannya 22.1 persen, pro rakyat 14.3 persen, jujur 14.1 persen, kemampuan memimpin 13.6 persen dan cerdas 12.2 persen.
Keunggulan Kalla dibanding Ical juga terlihat dari sebaran pemilih berdasarkan pulau. Di Sumatera, Kalla 15.2 persen, Jawa 10.4 persen, Kalimantan 16.3 persen, Sulawesi 45.1 persen, Bali, NTT dan NTB 11.6 persen, dan Maluku dan Papua 27.1 persen. Jika ditotal seluruh pulau 14.9 persen.
Sementara Ical di Pulau Sumatera mendapat 11.6 persen, Jawa 10.0 persen, Kalimantan 16.3 persen, Sulawesi 8.0 persen, Bali, NTT dan NTB 10.7 persen, dan Maluku dan Papua 10.2 persen. Total keseluruhan dari semua pulau, Ical mendapat 10.6 persen.