Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Angela Merkel Temui SBY di Istana Sore Ini

Sore nanti, Selasa (10/7/2012), Kanselir Jerman Angela Merkel akan menemui Presiden SBY di Istana Merdeka Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Gusti Sawabi

Kanselir Jerman Temui SBY Sore Ini

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kanselir Republik Federal Jerman Angela Merkel akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia selama dua hari 10-11 Juli 2012.  

Sore nanti, Selasa (10/7/2012), Merkel akan menemui Presiden SBY di Istana Merdeka Jakarta.  Merkel akan disambut upacara resmi kenegaraan di Istana Merdeka dan selanjutnya mengadakan pertemuan bilateral bersama Presiden RI.

Kunjungan Merkel ini merupakan kunjungan balasan terhadap lawatan Presiden RI ke Jerman pada tahun 2009. Rombongan Kanselir Jerman antara lain terdiri dari State Secretary for Economic Affairs, anggota parlemen, dan perwakilan kalangan pengusaha utama Jerman.

Selama di Jakarta, Kanselir akan melakukan serangkaian acara resmi yaitu upacara peletakan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan,

Selain itu, Kanselir Jerman dijadwalkan untuk mengunjungi Gereja Immanuel dan Mesjid Istiqlal, bertemu dengan Ketua Mahkamah Konstitusi, dan menghadiri pertemuan bisnis dengan pengusaha Indonesia dan Jerman.

Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan pertemuan bilateral antara Presiden SBY dengan Kanselir Jerman akan membahas peningkatan kerjasama di bidang-bidang prioritas, utamanya perdagangan dan investasi, pendidikan, riset dan teknologi, kesehatan serta industri pertahanan.

Kunjungan ini akan dimanfaatkan juga oleh kedua kepala pemerintahan "untuk membahas isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama," kata Faizasyah.

Dalam kesempatan kunjungan Kanselir Merkel ini, menurut Faizasyah, akan dicanangkan Deklarasi Kemitraan Komprehensif Indonesia-Jerman. "Deklarasi ini menandai satu hubungan ke depan yang visioner, bersifat komprehensif dengan mengacu pada bidang-bidang kerja sama yang menjadi prioritas bersama," ujarnya.
(Aco)

baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas