Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mallarangeng Akui Ikut Pertemuan Menko Kesra Soal PON

Andi Mallarangeng mengaku ikut dalam pembahasan tambahan anggaran PON Riau 2012 di kantor Kementerian Bidang Kesejahteraan Rakyat,

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng, mengakui ikut dalam pembahasan tambahan anggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012 di kantor Kementerian Bidang Kesejahteraan Rakyat, dipimpin Agung Laksono.

"Jelas saya pernah datang, karena itu rakor (rapat koordinasi) resmi, dapat undangan dari Menko Kesra, sebagai Menpora dan instansi lain yang terkait," ujar Andi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/7/2012).

Andi mengakui Gubernur Riau Rusli Zaenal selaku penyelenggara lokal PON meminta bantuan tambahan anggaran ke Kemenpora sebesar Rp 300 miliar. "Kalau kami kan dari dulu ada permintaan dari Gubernur untuk penyelenggaraan PON, itu sejumlah Rp 300 M (miliar). Tetapi, kemudian direvisi menjadi Rp 150 M, dan yang bisa kami bantu cuma Rp 100 M. Dan itu dananya masih menunggu perincian penggunaannya," ujarnya.

Selain soal tambahan anggaran, lanjut Andi, dibahas pula tentang perkembangan persiapan penyelenggaraan PON.

"Terutama bagaimana supaya PON itu, bagaimana persiapan-persiapannya, hambatan-hambatannya, karena ada beberapa proyek-proyek yang tampaknya belum selesai, dan ada persoalan empat cabang yang ingin masuk, tapi belum dibahas," jelasnya.

Karena undangan datang dari Menko Kesra, Andi yakin pertemuan saat itu adalah resmi.

Apakah proyek-proyek terkait PON ini mndapat intervensi Menko Kesra?

Rekomendasi Untuk Anda

"Silakan proses hukum dijalankan," jawab Andi.

Sebagaimana diberitakan, saat ini KPK tengah mendalami penyidikan kasus dugaan penyuapan revisi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 terkait PON ke-18 di Riau. Sejumlah pejabat daerah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini kendati PON itu sendiri belum dilaksanakan. Bahkan dua di antaranya tengah menjalani proses persidangan

(Abdul Qodir)

baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas