Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kejaksaan Agung Dalami Korupsi Pengadaan Alat Laboraturium

Kejaksaan Agung RI terus mendalami kasus korupsi pengadaan alat laboratorium di Universitas Sriwijaya (Unsri)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Kejaksaan Agung RI terus mendalami kasus korupsi pengadaan alat laboratorium di Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Sumatera Selatan, tahun APBN 2010.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Adi Toegarisman di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (19/07/2012) mengatakan penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI memeriksa dua saksi dari pihak merupakan pemenang lelang pengadaan alat laboratorium.

Masing-masing, Staf PT Karya Sinar Felix, Santi Meranti, dan marketing PT Yasa Persada Utama, Silka Mila Dian "PT Karya Sinar Felix merupakan rekanan proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp47 miliar," katanya.

Informasi yang diterima Tribun, PT Karya Sinar Felix merupakan pemenang tender fiktif proyek pengadaan laboratorium di Unsri, dan santi diduga bergabung dalam tim pemenang tender fiktif itu.

Sementara Silka, diketahui sempat bekerja di Permai Grup yang dikoordinatori oleh Mindo Rosalina Manulang, terdakwa kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games.

Diduga, modus yang digunakan dalam kasus tersebut adalah merekayasa tender, hingga dimenangkan PT Karya Sinar Felix.

Dalam penyelenggaraannya, penyidik menduga, ada penggelembungan harga, dan spesifikasi barang yang tidak sesuai dengan kualitas yang diinginkan dalam proyek.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan dua tersangka, yakni Pejabat Pembuat Komitmen yang menjabat Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Unsri, Indra Darmawan, dan Ketua Panitia Pengadaan yang menjabat Kepala Unit Pelaksana Teknis Pusat Komputer Unsri, Hendra Marta Yudha.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan juga telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen dan surat-surat, serta 888 item barang yang berada di laboratorium komputer Fakultas Teknis, Keguruan, dan Ilmu Pendidikan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas