Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Golkar: Pembantaian Muslim Rohingya Tragedi Kemanusiaan

Partai Golkar menyampaikan simpati mendalam terhadap apa yang menimpa Muslim Rohingya di Myanmar. Pembantaian dan kekerasan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar menyampaikan simpati mendalam terhadap apa yang menimpa Muslim Rohingya di Myanmar. Pembantaian dan kekerasan fisik yang dilakukan Myanmar terhadap Muslim Rohingya adalah tragedi kemanusiaan.

"Kami menyatakan simpati mendalam kepada saudara-saudara kita di komunitas Rohingya di Myanmar," ujar Wakil Ketua Umum DPP Golkar Theo L Sambuaga kepada wartawan pada acara buka bersama Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie di Jakarta, Sabtu (28/7/2012).

Dalam hal ini, Golkar mengimbau agar Pemerintah Myanmar dapat menyelesaikan dengan sebaik-baiknya persoalan Muslim Rohingya. Sehingga, apa yang diderita Rohingya dapat dihentikan dan tidak ada lagi korban yang berjatuhan.

"Kami tentu telah bersikap, melalui masyararakat di Komisi I DPR meminta Pemerintah Indonesia untuk mengambil inisiatif langkah-langkah untuk meneruskan pesan-pesan masyarakat Indonesia," ungkap Theo.

Sementara itu, politisi Golkar Tantowi Yahya menambahkan, saat anggota DPR sedang reses sehingga tidak dalam posisi mengundang Pemerintah Indonesia. Namun, Komisi I DPR tetap berjuang melalui kontak pribadi anggotanya dengan Menteri Luar Negeri menyampaikan rasa prihatin.

"Jadi bentuk keprihatinan kami, sebelum reses, sudah disampaikan. Yang kami khawatirkan itu terjadinya genosida atau pemusnahan suatu suku atau pemeluk agama tertentu. Itu tidak bisa kita terima dalam konteks kesetaraan," terang Tantowi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi yang bisa kita lakukan sekarang dalam batas-batas diplomasi adalah menghimbau pemerintah untuk menyudahi penindasan atau katakanlah pembunuhan massal kepada pemeluk agama Islam yang ada di sana. Kami juga mengimbau pemerintah kita untuk melakukan yang lebih konkrit lagi," tambahnya.

Langkah yang akan ditempuh, lanjut Tantowi, tahap pertama adalah memberikan semacam nuansa kepada Pemerintah Myanmar bahwa dunia prihatin.

Akan berefek besar jika keprihatinan itu ditujukan oleh Indonesia yang merupakan negara terbesar Asia dan negara Muslim dunia.

KLIK JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas