Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Imparsial: Berlebihan Brimob Terjun Atasi Konflik Ogan Ilir

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti menyayangkan keputusan menerjunkan personel Brimob menangani konflik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, NIcolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti menyayangkan keputusan menerjunkan personel Brimob menangani konflik sosial yang terjadi di Desa Limbang Jaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan hingga menewaskan seorang remaja berumur 12 tahun.

"Harusnya cukup turunkan anggota Reskrim (Reserse Kriminal), bukan Brimob," ujar Poengky saat dihubungi wartawan, Senin (30/7/2012).

Menurut Poengky, Brimob merupakan aparat kepolisian yang telatih hampir sama dengan TNI, dilatih untuk menghadapi konflik sosial yang sampai menimbulkan kontak senjata.

Dengan demikian, tidaklah tepat jika Brimob turun untuk mengatasi konflik sosial yang terjadi di Ogan Ilir.

"Brimob itu kan sama dengan militernya kepolisian. Makanya mereka hadapi sasaran dengan langsung main tembak," kata Poengky.

Lebih lanjut, Poengky menilai, pendekatan represif dengan penggunaan senjata api yang langsung menjurus kepada orang yang bertikai itu merupakan kesalahan prosedur.

Rekomendasi Untuk Anda

Seharusnya, lanjut Poengky, polisi gunakan pendekatan persuasif.

Sebelumnya, Jumat 27 Juli 2012, terjadi bentrokan antara aparat keamanan dan penduduk Desa Limbang Jaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan terkait sengketa lahan warga Ogan Ilir dengan PTPN VII Unit Cinta Manis.

Kerusuhan itu mengakibatkan Angga (12) tewas tertembak peluru nyasar Brimob.

Peluru menembus kepala Angga yang saat itu baru keluar dari masjid tak jauh dari lokasi kejadian, dan sedikitnya lima warga lainnya terluka dalam bentrok warga dan aparat keamanan itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas