Presiden SBY Rangkul Ketua KPK dan Kapolri
Sebelum meninggalkan acara buka puasa bersama di Gedung Rupatama Mabes Polri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanggil
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebelum meninggalkan acara buka puasa bersama di Gedung Rupatama Mabes Polri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanggil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad yang sebelumnya duduk terpisah dengan Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk berdiri bersama.
Presiden SBY yang berdiri di antara Abraham Samad dan Timur Pradopo kemudian merangkul dan menyalami keduanya.
SBY pun berbicara sekitar beberapa menit kepada keduanya, sehingga suasana antara Abraham Samad dan Timur Pradopo menjadi cair.
Anggota Komisi III Ruhut Sitompul menyaksikan kejadian tersebut menuturkan, setelah melaksanakan buka puasa dan salat Maghrib, SBY tiba-tiba meminta Abraham Samad dan Timur Pradopo duduk satu meja.
"Presiden menyalami keduanya dan keduanya lalu bersalaman, Pak Timur di kiri, Pak Abraham di sebelah kanan Presiden," tutur Ruhut.
Suasana yang penuh keakraban tersebut, berlangsung sekitar tiga menit. SBY, Kapolri, dan Ketua KPK berbincang cukup akrab. Namun sayang, Ruhut tidak mengetahui apa yang dibicarakan Presiden. "Mungkin tidak jauh dari kaitan sinergi," ujarnya.
Saat dimintai keterangannya, Abraham Samad enggan menanggapinya, ia bergegas pergi meninggalkan kerumunan wartawan. "Besok saja, besok," singkat Abraham.
Sementara Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo hanya mengucapkan Insya Allah saat ditanya wartawan mengenai suasana buka bersama yang dihadiri Abraham Samad. (Ketegangan KPK dan Polri) Sudah cair ya, Pak? "Insya Allah" singkat Timur.
KLIK JUGA: