Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SBY: Hak Pilih TNI/Polri Belum Perlu di Pemilu 2014

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan TNI/Polri belum cukup siap sehingga belum perlu untuk memiliki hak pilih pada

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan TNI/Polri belum cukup siap sehingga belum perlu untuk memiliki hak pilih pada Pemilu 2014 mendatang.

"Yang saya pandang logis, jernih cara berpikir pimpinan TNI/Polri, pada tingkat sekarang ini, juga pada Pemilu 2014, dipandang belum cukup siap karena kalau demokrasi ini belum kokoh benar, tradisi kulturnya belum mantap benar," kata SBY ketika ditanya wartawan dalam keterangan pers usai rapat masalah pertahanan di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Kamis (9/8/2012).

Menurut Presiden yang diperlukan TNI/Polri adalah menjaga soliditasnya, kekompakannya, persatuannya, seraya mengamankan dan mengawal Pemilu.

"Manakala mereka juga ikut sebagai pemilih, dikhawatirkan ada ekses, dikhawatirkan ada masalah-masalah yang justru bisa mengganggu tugas mereka semua dan justru menimbulkan masalah baru intern TNI/Polri," kata Presiden.

Dikatakan kalau itu memang menjadi sikap, pandangan, posisi TNI/Polri, tentu dengan mekanisme yang mesti disampaikan nanti kepada DPR.

"Kepada siapa pun, saya persilakan untuk menyampaikan hal seperti itu," kata SBY.

Jadi, lanjut SBY, harus dipahami betul bahwa TNI/Polri belum siap lantas ikut pemilu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Apalagi kalau TNI/Polri ikut berkampanye, saling berhadapan, kausnya, benderanya berbeda, mungkin akan jadi permaslahan di lingkungan TNI/Polri," katanya.

Dikatakan saatnya nanti ketika demokrasi Indonesia sudah kokok maka TNI/Polri bisa memiliki hak pilih dalam Pemilu.

Ayo Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas