Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Belum Bisa Ungkap Pelaku Teror di Solo

Polisi belum mampu mengungkap pelaku di balik dua peristiwa teror di Solo, saat menjelang Idul Fitri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi belum mampu mengungkap pelaku di balik dua peristiwa teror di Solo, saat menjelang Idul Fitri.

Meski sudah memeriksa lebih dari 19 saksi, polisi belum menemukan titik terang, siapa sebenarnya penembak dan pelempar granat ke Posko Operasi Ketupat Lebaran 2012 di Solo.

"Semuanya masih dalam penyelidikan, kami belum bisa sampaikan hasilnya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2012).

Polri saat ini mencurigai sekelompok orang, namun belum bisa diungkapkan secara gamblang, karena masih dalam tahap penyelidikan.

"Mengarah ke teror. Ada arah yang sedang didalami, mana yang paling positif nantinya. Saat ini calon tersangka pun belum ada, yang diperiksa baru saksi," tutur Boy.

Solo dua kali mendapatkan teror secara berturut-turut menjelang Lebaran. Pada Jumat (17/8/2012) dini hari terjadi aksi tembakan membabi buta.

Dua orang yang menunggangi satu sepeda motor menembak ke arah Pospam 05 yang digunakan untuk Operasi Candi Ketupat (OCK) 2012, di Serengan, Solo. Akibatnya, dua polisi mengalami luka tembak.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, pada Sabtu (18/8/2012) pukul 23.32 WIB, terjadi pelemparan granat terhadap Pos Pengamanan Lebaran di Pos Gladag, Solo.

Aksi teror tersebut dilakukan dua orang tak dikenal dengan berboncengan sepeda motor, yang melempar granat ke arah Pospam Lebaran di Bundaran Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Solo. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas